Wednesday, November 05th, 2008 | Author: admin

Ada orang, kamarnya mempunyai jendela kaca bujur sangkar, lebar 1 m dan tinggi 1 m, karena merasa terlalu banyak cahaya yang masuk, maka dia menutup jendelanya separuhnya, agar cahaya yang masuk juga separuhnya. Tapi setelah setengahnya ditutup, ternyata jendelanya tetap bujur sangkar yang dapat tembus cahaya, dengan lebar 1 m dan tinggi 1 m.
Bagaimana menjelaskannya?

jawab :

memang tetap lebar dan tingginya juga dapat tembus cahaya… kan tutupnya pake gorden yang cuma nutupin 1/2

Category: Teka Teki  | Comments off
Thursday, October 23rd, 2008 | Author: admin

Beberapa tahun lalu, ketika aku berusia dua puluh tiga. Aku menikahi seorang janda yang parasnya menggoda. Janda ini memiliki anak perempuan berambut merah. Ayahku jatuh cinta pada anak perempuan itu, maka merekapun menikah. Hal ini menjadikan ayahku menantuku dan mengubah hidupku. Anakku menjadi ibuku, sebab dia adalah istri ayahku. Menambah keruwetan hidupku, meskipun membuatku senang, aku segera menjadi ayah dari seorang bayi yang tenang. Bayiku kemudian menjadi saudara ipar ayahku, jadi dia adalah pamanku, meskipun kelihatannya payah. Karena dia adalah pamanku, maka dia juga saudara laki² dari anak perempuan janda, yang mana bagiku dia ibu tiri. Istri ayahku kemudian mempunyai anak, menjadikan bertambah lucu, yang kemudian jadi cucuku, karena dia anak dari anak tiriku. Istriku sekarang adalah ibu dari ibu tiriku, sebab meskipun dia adalah istriku, dia juga adalah nenekku. Jika istriku adalah nenekku, maka aku adalah cucunya. Dan setiap memikirkannya, aku jadi tambah gila. Karena sekarang aku menjadi kasus teraneh yang pernah terjadi, sebab sebagai suami nenekku, aku juga menjadi kakekku sendiri.

Category: Humor  | Comments off
Thursday, October 23rd, 2008 | Author: admin

Sekembalinya dari Kejuaraan Piala Dunia 2002, pemain-pemain tim Perancis dirundung rasa malu yang amat sangat. Karena itu mereka memutuskan untuk menyamar agar tidak dikenali orang.
Zizou (panggilan akrab Zidane) dengan samaran sebagai pastur, berjalan-jalan di tempat mejeng terkenal di Paris, Champs Elysees. Tiba-tiba nenek-nenek menyapa, “Hai Zizou”
Kesal, Zizou segera bergegas pulang untuk merubah samarannya, kali ini sebagai syekh Arab. Kemudian ia kembali melanjutkan acara jalan-jalan di Champs Elysees. Untuk kali ke-dua ia berpapasan dengan nenek-nenek tadi yang kembali menyapa “Hai Zizou” Masih dalam keadaan terheran-heran ia datangi si nenek dan bertanya dengan nada sopan “Maaf , bagaimana anda dapat mengenali saya?”
Nenek menjawab “Loe goblok kali ye, ini gue… Barthez!”

Category: Humor  | Comments off
Thursday, October 16th, 2008 | Author: admin

Ada 3 drakula, mereka bikin kompetisi siapa yang paling kejam dan sadis.
Drakula yang paling muda dapet kesempetan duluan. Tiba-tiba dia lari secepat kilat,
terus 2 menit udah balik lagi. Mukanya penuh lumuran darah, seringainya sereem.
Terus dia ngomong : “Lu pade liat desa di seberang bukit itu ?”
Yang dua ngangguk, “Iya, liat.”
“Desa itu .. habiissss !”

Yang paling tua panas juga. Dia juga pergi sekelebat, terus 1 menit udah balik,
mukanya juga penuh sama cucuran darah.
“Lu liat kota yang itu?”, katanya sambil mukanya nunjukin kalo dia bangga bener.
“Iya, liat”, yang dua ngangguk juga.
“Kota itu juga habiiissssss !”, kata yang paling tua sambil ketawa serem,”Hua ha ha hah !”.

Drakula yang satunya lagi tambah panas, dia juga pengen show off.
Akhirnya dia juga lari sekelebat.
Temennya yang dua terperanjat, soalnya belum sampe setengah menit
dianya udah balik, dengan penuh cucuran darah di mukanya dan matanya.
Temennya yang dua membatin, “Gila ni drakula, sangar amat,
ternyata dia yang paling jago”.

Sambil ngos-ngosan dia teriak, “Lu pade liat nggak tiang listrik di pas belokan sana?”
“Liat! Liat!”, kata yang laen.
“Sialan, gua kagak liat !!”. kata si drakula.

Category: Humor  | Comments off
Wednesday, October 15th, 2008 | Author: admin

Takkala Temperatur Terik Terbakar Terus, Tukang Tempe Tetap Tabah, “Tempe-tempe”, Teriaknya. Ternyata Teriakan Tukang Tempe Tadi Terdengar Tukang Tahu, Terpaksa Teriakannya Tambah Tinggi, “Tahu…Tahu…Tahu…!”

“Tempenya Terbaik, Tempenya Terenak, Tempenya Terkenal!!”, Timpal Tukang Tempe . Tukang Tahu Tidak Terima,”Tempenya Tengik, Tempenya Tawar, Tempenya Terjelek….!”

Tukang Tempe Tertegun, Terhenyak, “Teplakkk…!” Tamparannya Tepat Terkena Tukang Tahu. Tapi Tukang Tahu Tidak Terkalahkan, Tendangannya Tepat Terkena Tulang Tungkai Tukang Tempe .

Tukang Tempe Terjengkang Tumbang! Tapi Terus Tegak, Tatapannya Terhunus Tajam Terhadap Tukang Tahu. Tetapi, Tukang Tahu Tidak Terpengaruh Tatapan Tajam Tukang Tempe Tersebut, “Tidak Takut!!” Tantang Tukang Tahu.

Tidak Ternyana Tangan Tukang Tempe Terkepal, Tinjunya Terarah, Terus Tonjokkannya Tepat Terkena Tukang Tahu, Tak Terelakkan! Tujuh Tempat Terkena Tinjunya, Tonjokan Terakhir Tepat Terkena Telak.

Tukang Tahu Terjerembab. “Tolong.. Tolong.. Tolong..!”, Teriaknya Terdengar Tinggi. Tetapi Tanpa Tunda Tempo, Tukang Tempe Teruskan Teriakannya, ” Tempe .. Tempe .. Tempe ..!!”

Tukang Tahu Tambah Teriak Tararahu.. Tararahu, Tandingin Tararempe.. Tararempe..

Tape Teh….

Category: Humor  | Comments off